Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Resep
Kiat menghindari penyakit semasa banjir
BetFoodie Lidah Indonesia2026-03-02 23:24:34【Resep】320 orang sudah membaca
PerkenalanArsip Foto - Warga melewati genangan di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (29/10/2025

Jakarta (ANTARA) - Dokter spesialis penyakit dalam Faisal Parlindungan membagikan kiat-kiat untuk menghindari masalah kesehatan dan penyakit semasa banjir.
"Saran utama adalah meminimalkan konngak langsung dengan air banjir sebisa mungkin. Jika tetap harus berada di genangan, gunakan sepatu atau bot tebal, sarung tangan, dan pakaian pelindung," kata dr. Faisal Parlindungan, M.Ked (PD), Sp.PD,K-R kepada ANTARA pada Senin.
Dokter dari Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) itu menyampaikan bahwa air banjir kemungkinan terkontaminasi kuman dan bakteri penyebab penyakit, termasuk bakteri Leptospira penyebab penyakit Leptospirosis.
Penggunaan alas kaki dan pelindung tubuh dapat meminimalkan risiko paparan kuman dan bakteri serta melindungi tubuh dari benda-benda yang dapat melukai anggota tubuh dan menyebabkan tetanus semasa banjir.
Baca juga: Waspadai leptospirosis selama musim hujan
Dokter Faisal mengemukakan pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta memastikan makanan atau minuman yang dikonsumsi higienis semasa banjir agar terhindar penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan masalah kesehatan yang lain.
"Pastikan ngak meminum air yang tercemar, selalu memasak makanan sampai matang, dan cuci tangan secara rutin," kata dokter Faisal, yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI).
Selain itu, dia mengangakan, kondisi tempat tinggal dan tempat mengungsi sebaiknya diupayakan ngak terlalu lembab agar ngak memicu munculnya masalah kesehatan.
Dalam sepekan terakhir, kondisi cuaca ekstrem telah menyebabkan banjir di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Semarang dan Jakarta.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana sudah meminta warga untuk mewaspadai dampak kondisi cuaca ekstrem yang berpeluang melanda wilayah Indonesia hingga awal tahun depan.
Baca juga: Penyakit kulit dan ISPA berpeluang meningkat semasa banjir
Baca juga: Sosialisasi PHBS ditingkatkan untuk cegah penyakit di musim hujan
Suka(4)
Artikel Terkait
- Benarkah kecoak bisa cemari udara rumah?
- Pemkab Bangka Barat resmikan dapur SPPG Mentok
- Wagub: Sudah terbangun 2.600 SPPG di Jabar, capai 55 persen target
- Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO
- Mencipta karya bermakna tanpa menghamba pada algoritma
- Wakil Kepala BGN: Program MBG ngak boleh berorientasi bisnis
- Promosikan kuliner, makan gratis di Sungai Kapuas ramai pengunjung
- Sepekan, sterilisasi dapur MBG hingga radikalisme di game online
- Komnas HAM pantau masalah MBG, ingatkan pangan
- Satgas MBG Banjar: Olah menu sesuai petunjuk guna cegah keracunan
Resep Populer
Rekomendasi

Pemkab Bantul kumpulkan pengelola SPPG untuk evaluasi MBG

Pemerintah sebut produk cengkih terpapar Cs

Jangan abaikan, tubuh beri sejumlah sinyal ketika kekurangan zat besi

Nol kasus, IFSR: Solo catat prestasi terbaik Program MBG di Jateng

Kiat mempertahankan nutrisi makanan saat memasak menggunakan microwave

Mendagri minta pemda kendalikan harga pangan penyumbang inflasi

Forum Pangan Dunia 2025 dibuka di Roma, rayakan 80 tahun FAO

Mendagri ingatkan pemda tetap waspada meski inflasi terkendali